hari dah siang nih,kebiasaan mama bila datang lagi,yaitu malas masak maunya beli ,wah ngga boleh di terusin nih,ntar uang belanja cepat abis ,liat kulkas dulu ya ada apa aja isinya....
ehm..ada tahu n telur wah diapain ya...
yang cepet aja deh masakan kampung..mama bagiin resepnya ya...
bahan :
1. 3 bh tahu potong kotak kecil
2. 1 btr telur
bumbu halus:
1.3 siung bawang putih
2.merica secukupnya
cara membuat:
1.haluskan bawang putih dan merica jangan lupa garam secukupnya,masukkan ke dalam kocokan telur aduk rata tambahkan tahu aduk rata,
2.panaskan minyak goreng sesendok2,jika sudah kekuningan angkat sajikan
lauk sarat gizi kan.cepat dan praktis.cobain deh
Tuesday, June 24, 2008
Friday, June 20, 2008
ulangan kenaikan kelas
malam semua,
anak-anak dah pada tidur semua,capek seharian tapi nggak apa2 deh ,yang penting anak2 seneng main plus aman,sudah satu minggu mbak nabila ulangan kayaknya mbak nabila harus di kasih hadiah nih,enaknya di kasih apa ya?
ehm...di bikinkan klepon cantik aja kali ye... saya bagiin resepnya ya...
bahan:
-250 gr tepung ketan
-2 sdt air kapur sirih
-garam 1/4 sdt
-air hangat secukupnya
-1/4 gr gula merah/gula jawa
-kelapa parut untuk taburan
-pewarna makanan merah dan hijau
cara membuat:
1. aduk jadi satu tepung ketan,air kapur sirih,garam,pewarna makanan secukupnay,air hangat uleni hingga kalis{tidak lengket di tangan)
2. setelah kalis buat bulatan yang tengahnya di isi dengan gula merah yang di iris tipis-tipis,bulatkan lagi usahakan gula merahnya jangan sampai keluar ya
3. rebus air hingga mendidih,masukkan bulatan2 tepung ketan rebus hingga mengapung ,angkat lalu taburi dengan kelapa parut ,sajikan
cepat dan praktis kan,
ok see you next resep ya....
anak-anak dah pada tidur semua,capek seharian tapi nggak apa2 deh ,yang penting anak2 seneng main plus aman,sudah satu minggu mbak nabila ulangan kayaknya mbak nabila harus di kasih hadiah nih,enaknya di kasih apa ya?
ehm...di bikinkan klepon cantik aja kali ye... saya bagiin resepnya ya...
bahan:
-250 gr tepung ketan
-2 sdt air kapur sirih
-garam 1/4 sdt
-air hangat secukupnya
-1/4 gr gula merah/gula jawa
-kelapa parut untuk taburan
-pewarna makanan merah dan hijau
cara membuat:
1. aduk jadi satu tepung ketan,air kapur sirih,garam,pewarna makanan secukupnay,air hangat uleni hingga kalis{tidak lengket di tangan)
2. setelah kalis buat bulatan yang tengahnya di isi dengan gula merah yang di iris tipis-tipis,bulatkan lagi usahakan gula merahnya jangan sampai keluar ya
3. rebus air hingga mendidih,masukkan bulatan2 tepung ketan rebus hingga mengapung ,angkat lalu taburi dengan kelapa parut ,sajikan
cepat dan praktis kan,
ok see you next resep ya....
Tuesday, June 03, 2008
resep ayam kecap
selamat pagi semua,
wah pagi pagi ujan ,enaknya masak apa ya,di kulkas cuman ada ayam dan telur puyuh,kayaknya enaknya di bikin ayam kecap aja deh lebih praktis....
biar lebih siip aku kasih resepnya ya...
Bahan:
1/2 ekor ayam potong sedang
20 btr telur puyuh di rebus buang kulitnya(boleh di ganti ati ayam)
bumbu:
5 btr bawang putih
5 btr bawang merah
kemiri 5 btr
merica secukupnya
ketumbar secukupnya
garam dan kecap
semua di haluskan kecuali kecapnya ya...
untuk supaya pedes boleh di tambah cabe merah deh sesuai selera...
cara membuat:
1. panaskan minyak goreng atau mentega masukkan bumbu halus,
2. setelah bumbu harum masukkan ayam dan telur puyuh.aduk kecilkan api lalu tutup
3. aduk -aduk setiap 2 menit sekali,masak hingga ayam empuk dan mengeluarkan sedikit minyak ,beri garam lalu kecap aduk,lalu angkat
ayam kecap siap di hidangkan....
praktiskan ..
selamat mencoba ya...kalau ada yang punya resep lain boleh joit kok,aku tunggu ya
wah pagi pagi ujan ,enaknya masak apa ya,di kulkas cuman ada ayam dan telur puyuh,kayaknya enaknya di bikin ayam kecap aja deh lebih praktis....
biar lebih siip aku kasih resepnya ya...
Bahan:
1/2 ekor ayam potong sedang
20 btr telur puyuh di rebus buang kulitnya(boleh di ganti ati ayam)
bumbu:
5 btr bawang putih
5 btr bawang merah
kemiri 5 btr
merica secukupnya
ketumbar secukupnya
garam dan kecap
semua di haluskan kecuali kecapnya ya...
untuk supaya pedes boleh di tambah cabe merah deh sesuai selera...
cara membuat:
1. panaskan minyak goreng atau mentega masukkan bumbu halus,
2. setelah bumbu harum masukkan ayam dan telur puyuh.aduk kecilkan api lalu tutup
3. aduk -aduk setiap 2 menit sekali,masak hingga ayam empuk dan mengeluarkan sedikit minyak ,beri garam lalu kecap aduk,lalu angkat
ayam kecap siap di hidangkan....
praktiskan ..
selamat mencoba ya...kalau ada yang punya resep lain boleh joit kok,aku tunggu ya
Monday, May 05, 2008
Kenali Faktor Penghambat Karier

Semua upaya sudah dikerahkan, namun tak kunjung membawa hasil, alias karir jalan di tempat? Barangkali ada faktor penghambat promosi tanpa Anda sadari.
Mau ikut mengintip? Yuk:
1. Defensif
Anda merasa tersinggung dan sakit hati setiap ada kritikan dialamatkan pada Anda. Menganggap pendapat Anda adalah yang paling benar, orang lain salah. Solusi: Ketimbang selalu membela diri dan cari-cari kesalahan orang lain, bersikaplah ksatria dengan meminta maaf jika bersalah. Kalau atasan atau rekan menegur karena Anda keliru, terima dengan dada lapang.
2. Kekanakan
Kantor bukanlah rumah atau sarang yang nyaman bagi Anda untuk bersikap kekanakan. Begitu menerima tugas yang agak berat, atau sedikit meleset dari job desc, muka langsung masam. Solusi: Berpikirlah positif, anggaplah tugas itu sebagai pembelajaran untuk memperkaya pengalaman Anda.
3. Sering lupa
Masih muda kok pikun? Ternyata kurang menguntungkan bagi pekerjaan. Apalagi kalau pekerjaan lagi banyak, tak jarang pekerjaan yang ’kecil-kecil’ sering terlewat. Solusi: Catat di agenda Anda atau buat semacam to do list, berupa hal-hal yang hendak dikerjakan untuk hari ini. Buat pengerjaan tugas berdasar skala prioritas. Tugas yang sudah dikerjakan dikasih tanda centang atau contreng. Jangan lupa, tempatkan semuanya dalam tempat yang terlihat.
4. Terlambat
Pekerjaan tengah padat, tapi Anda tetap terlambat juga. Miting penting juga telat. Pokoknya Anda sudah dicap sebagai tukang telat. Tugas juga selalu diserahkan melebihi tenggat, padahal rekan yang lain bisa lebih awal. Solusi: Jangan tunda lagi, segera perbaiki kebiasaan tak sehat ini. Jika alasan rumah Anda jauh, cobalah cari kos-kosan yang dekat kantor. Atau usahakan berangkat pagi dari rumah agar sesampai di kantor tidak telat. (hanyawanita.com)
Thursday, March 27, 2008
Nilai Nabila
Hari ini nabila mununjukan nilai soal matematikanya kepada ayahnya. yang nilainya buruk , katanya susah. o iya nabila sekarang sudah kelas 1 SD dan sebentar lagi akan ujian untuk kenaikan kelas. jadi nabila harus banyak lagi belajarnya dan jangan malas-malas .di kurangi tuh mainya kan nabila sudah besar dan sudah punyak adik yang namanya Thoriq Maulana Savit jadi nabila harus memberi contoh yang baik kepada adiknya.
Dan bila nabila nilainya bagus akan yayah beri hadiah.oke
Dan bila nabila nilainya bagus akan yayah beri hadiah.oke
Sunday, March 23, 2008
Langsing Cepat, Aman dan Alami

Kamis, 28 Februari 2008 18:34 WIB
SELAMA masa kehamilan dan melahirkan, kebanyakan perempuan mempunyai masalah pada tubuhnya. Banyak cara dilakukan agar mereka bisa mendapatkan kembali bentuk tubuh idealnya, mulai dari olahraga berat, diet ketat, sedot lemak, terapi akupuntur sampai konsumsi obat-obatan pelangsing tubuh. Namun apakah cara-cara tersebut aman bagi tubuh dan juga kandungan ASI bagi si bayi?
Marie France Bodyline, penyedia jasa pelangsing tubuh terkemuka di Asia, baru-baru ini memperkenalkan teknologi pelangsingan tubuh terbaru yaitu Laser Pulse System (LPS). LPS merupakan program inovatif dalam melawan selulit dan mengurangi tumpukan lemak yang membandel.
Terapi LPS mempunyai keuntungan antara lain, mengurangi berat badan, mengecilkan ukuran tubuh, mengurangi tampilan selulit, mengencangkan dan memadatkan kulit, membuat kulit bercahaya dan mampu memberikan perasaan yang nyaman bagi klien. LPS tidak hanya cocok bagi wanita usai melahirkan tetapi juga bagi wanita yang mempunyai masalah dengan berat badan, selulit dan mempunyai tingkat metabolisme yang rendah.
Saat ditemui di acara pembukaan Marie France Bodyline Centre, Plaza Indonesia, Thamrin, Jakarta, Rabu (27/2), Alya Rohali (31), aktris, presenter dan juga klien Marie France Bodyline mengatakan, perawatan ini dirancang untuk mengurangi tampilan selulit dan menghancurkan lemak tubuh secara efektif pada bagian perut, lengan, paha, punggung dan bokong melalui tiga cara yaitu, deep laser stimulation, cooling system dan rhythmic massage.
Deep laser stimulation, merupakan teknologi utama dari LPS yaitu laser dengan tingkat diode rendah, yang dapat masuk ke dalam lapisan kulit sehingga dapat membakar lemak dan menstimulasi firoblast untuk memproduksi kolagen guna mengurangi tampilan selulit.
Setelah itu proses cooling system, dengan metode Cryotherapy. Langkah ini ditempuh dengan cara menurunkan suhu kulit menjadi 20 derajat Celcius. Gunanya untuk membantu mengurangi selulit dan meningkatkan hasil dari terapi laser.
Dan yang terakhir, rhythmic massage, merupakan cara merangsang tubuh sehingga keseimbangan alami dari energi pemulihan di dalam tubuh bangkit. Melalui langkah ini, sistem lymphatic terangsang untuk membersihkan racun-racun yang ada di dalam tubuh, sehingga dapat mengurangi penyimpanan cairan yang tidak berguna dan lemak dalam tubuh.
Perawatan LPS disediakan dengan teknologi terbaru sehingga target perampingan dicapai dengan mudah dan cepat. Setiap perawatan LPS hanya memakan waktu 1 jam 30 menit. Biasanya setelah satu sesi perawatan sudah dapat terlihat jumlah inci yang hilang. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, dibutuhkan 10 kali perawatan.
Alya Rohali sendiri sebelum melakukan perawatan ini, berat badannya mencapai 72 kilogram akibat melahirkan, lalu sempat turun pada angka 65 kilogram. Karena merasa tidak mencapai hasil yang diinginkan, Alya mengikuti perawatan LPS dan dalam waktu 2 bulan, berat badannya turun sebanyak 10 kilogram dan berkurang 26 inci pada beberapa bagian tubuh bermasalah.
Lalu apakah program pelangsingan tubuh ini aman bagi kesehatan tubuh dan kandungan ASI? Sebelum menggunakan program LPS, klien akan mendapat konsultasi pribadi terlebih dahulu dengan tim ahli Marie France Bodyline termasuk ahli nutrisi, dokter dan konsultan.
Terapi LPS sendiri bersifat aman dan alami sehingga tanpa efek samping. Klien tidak perlu mengkonsumsi obat-obatan atau pil, diet ketat maupun olahraga berat. Selain itu, para ahli gizi Marie France Bodyline memberikan panduan pola makan yang baik dan seimbang, sehingga aman bagi tubuh klien dan juga kandungan susu bagi si bayi.
Untuk mencapai hasil yang diinginkan klien hendaknya mulai menanamkan pola makan dan gaya hidup sehat sehari-hari. Pastikan agar tetap mengkonsumsi makanan sehat dengan kalori dan nutrisi yang mencukupi energi dan nutrisi yang baik bagi si bayi.
“Kita harus menanamkan pola hidup sehat, jangan sampai setelah kita mendapatkan kembali tubuh ideal, kita bisa seenaknya makan sembarangan. Jika pola hidup sehat dapat kita tanamkan pada diri kita, tubuh kita sehat, perasaan menjadi tenang sehingga ASI menjadi lancar, asupan untuk si kecil pun sehat dan terjaga,” ujar Alya.
Sumber : Kompas
Wednesday, March 19, 2008
Manusia Memang Penghasil Sampah
JAKARTA, JUMAT - Dalam segala kegiatannya, manusia hampir selalu menghasilkan sampah. Ini menjadi pemicu meningkatnya jumlah emisi gas rumah kaca (GRK).
Sampah mempunyai kontribusi besar untuk emisi GRK yaitu gas metan (CH4). Diperkirakan 1 ton sampah padat menghasilkan 50 kilogram gas metana. Sementara, kontribusi emisi GRK dari sektor kehutanan dan energi juga besar.
Dengan jumlah penduduk yang terus meningkat, diperkirakan pada 2020 sampah yang dihasilkan per hari sekitar 500 juta kilogram per hari atau 190 ribu ton per tahun. Ini berarti pada tahun tersebut Indonesia akan mengemisikan gas metana ke atmosfer sebesar 9500 ton.
Data Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengatakan pada 1995 rata-rata orang di perkotaan di Indonesia menghasilkan sampah 0,8 kg per hari. JUmlah ini terus meningkat hingga 1 kg per orang per hari pada 2000. Diperkirakan timbunan sampah pada 2020 untuk tiap orang per hari adalah sebesar 2,1 kg.
Masih menurut KLH, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah adalah sumber antropogenik metan dan memberikan kontribusi secara global sebesar 20-60 kilogram metan per tahun.
Sementara itu, jumlah metan yang diemisikan oleh negara maju dan negara berkembang berbeda. Secara global kira-kira 66 persen emisi metan dari TPA berasal dari negara-negara maju, 15 persen dari negara-negara transisi secara ekonomi, dan 20 persen dari negara-negara berkembang.
Sampah mempunyai kontribusi besar untuk emisi GRK yaitu gas metan (CH4). Diperkirakan 1 ton sampah padat menghasilkan 50 kilogram gas metana. Sementara, kontribusi emisi GRK dari sektor kehutanan dan energi juga besar.
Dengan jumlah penduduk yang terus meningkat, diperkirakan pada 2020 sampah yang dihasilkan per hari sekitar 500 juta kilogram per hari atau 190 ribu ton per tahun. Ini berarti pada tahun tersebut Indonesia akan mengemisikan gas metana ke atmosfer sebesar 9500 ton.
Data Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengatakan pada 1995 rata-rata orang di perkotaan di Indonesia menghasilkan sampah 0,8 kg per hari. JUmlah ini terus meningkat hingga 1 kg per orang per hari pada 2000. Diperkirakan timbunan sampah pada 2020 untuk tiap orang per hari adalah sebesar 2,1 kg.
Masih menurut KLH, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah adalah sumber antropogenik metan dan memberikan kontribusi secara global sebesar 20-60 kilogram metan per tahun.
Sementara itu, jumlah metan yang diemisikan oleh negara maju dan negara berkembang berbeda. Secara global kira-kira 66 persen emisi metan dari TPA berasal dari negara-negara maju, 15 persen dari negara-negara transisi secara ekonomi, dan 20 persen dari negara-negara berkembang.
Siasat Menyimpan Barang di Rumah Mungil
Rabu, 19 Maret 2008 12:59 WIB
JAKARTA, RABU - Salah satu kunci untuk menata rumah dan menjaga keindahannya adalah kerapian. Yang kerap menjadi persoalan adalah mengurangi banyaknya tumpukan barang di ruang yang serba mungil. Pasalnya, demi menyimpan berbagai barang kerap kali justru mengambil banyak lahan sehingga ruangan pun bertambah sempit.
Kendati demikian, ada banyak cara untuk menyiasatinya, antara lain dengan:
1. Memanfaatkan area kosong di bawah tangga. Misalnya pada rumah tipe mungil, area dapur biasanya terhubung langsung dengan area servis di lantai dua, sehingga tangga pun berada di area ini. Buatlah rak di area bawah tangga, kemudian bagilah rak-rak tersebut sesuai dengan kebutuhan. Rak tersebut pun bisa digunakan untuk menyimpan berbagai keperluan memasak atau bahan-bahan makanan kering, seperti mie instan, kecap, dan lain-lain sehingga tidak terlihat memenuhi area dapur dengan rak atau lemari di dinding. Demikian pula area bawah tangga yang berada di ruang tengah untuk menuju ruangan di lantai dua, juga bisa dimanfaatkan untuk menjadi tempat penyimpanan berbagai barang.
2. Memanfaatkan anak tangga. Buatlah laci penyimpanan di bagian ini, di mana permukaan anak tangga bisa dibuka untuk menempatkan berbagai barang. Biasanya cara ini ditemui pada tangga yang terbuat dari kayu. Desain tempat tidur anak dewasa ini yang memiliki dua tempat tidur di bagian atas clan bawah pun banyak yang menggunakan cara tersebut pada tangga penghubungnya.
3. Gunakanlah furnitur yang bersifat multifungsi. Misalnya pada meja, kursi, atau tempat tidur yang bagian bawahnya memiliki laci penyimpanan atau permukaannya bisa dibuka untuk menaruh berbagai barang. Untuk meja tamu, biasanya juga bisa menjadi tempat untuk menyimpan berbagai majalah, sementara laci yang terhubung langsung dengan tempat tidur bisa dimanfaatkan untuk menyimpan selimut, sprei, dan masih banyak lagi.
4. Jika ingin membuat gudang, namun lahan tak mencukupi, bisa disiasati dengan membuat area khusus yang menyerupai mezzanine, hanya saja dengan tinggi 50 cm. Area ini bisa digunakan khusus untuk menyimpan berbagai barang yang jarang dipakai. Cara ini pun tidak memakan tempat karena terletak dekat dengan langit-langit rumah.
Sumber: Kompas
JAKARTA, RABU - Salah satu kunci untuk menata rumah dan menjaga keindahannya adalah kerapian. Yang kerap menjadi persoalan adalah mengurangi banyaknya tumpukan barang di ruang yang serba mungil. Pasalnya, demi menyimpan berbagai barang kerap kali justru mengambil banyak lahan sehingga ruangan pun bertambah sempit.
Kendati demikian, ada banyak cara untuk menyiasatinya, antara lain dengan:
1. Memanfaatkan area kosong di bawah tangga. Misalnya pada rumah tipe mungil, area dapur biasanya terhubung langsung dengan area servis di lantai dua, sehingga tangga pun berada di area ini. Buatlah rak di area bawah tangga, kemudian bagilah rak-rak tersebut sesuai dengan kebutuhan. Rak tersebut pun bisa digunakan untuk menyimpan berbagai keperluan memasak atau bahan-bahan makanan kering, seperti mie instan, kecap, dan lain-lain sehingga tidak terlihat memenuhi area dapur dengan rak atau lemari di dinding. Demikian pula area bawah tangga yang berada di ruang tengah untuk menuju ruangan di lantai dua, juga bisa dimanfaatkan untuk menjadi tempat penyimpanan berbagai barang.
2. Memanfaatkan anak tangga. Buatlah laci penyimpanan di bagian ini, di mana permukaan anak tangga bisa dibuka untuk menempatkan berbagai barang. Biasanya cara ini ditemui pada tangga yang terbuat dari kayu. Desain tempat tidur anak dewasa ini yang memiliki dua tempat tidur di bagian atas clan bawah pun banyak yang menggunakan cara tersebut pada tangga penghubungnya.
3. Gunakanlah furnitur yang bersifat multifungsi. Misalnya pada meja, kursi, atau tempat tidur yang bagian bawahnya memiliki laci penyimpanan atau permukaannya bisa dibuka untuk menaruh berbagai barang. Untuk meja tamu, biasanya juga bisa menjadi tempat untuk menyimpan berbagai majalah, sementara laci yang terhubung langsung dengan tempat tidur bisa dimanfaatkan untuk menyimpan selimut, sprei, dan masih banyak lagi.
4. Jika ingin membuat gudang, namun lahan tak mencukupi, bisa disiasati dengan membuat area khusus yang menyerupai mezzanine, hanya saja dengan tinggi 50 cm. Area ini bisa digunakan khusus untuk menyimpan berbagai barang yang jarang dipakai. Cara ini pun tidak memakan tempat karena terletak dekat dengan langit-langit rumah.
Sumber: Kompas
Saturday, March 15, 2008
Jambu Biji, Cegah Jantungan

Rabu, 12 Maret 2008 | 18:34 WIB
JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) mengandung berbagai zat gizi yang dapat digunakan sebagai obat. Menurut catatan Parimin S.P. dalam Jambu Biji: Budi Daya dan Ragam Pemanfaatannya (Penebar Swadaya, 2007), dalam tiap 100 gram jambu biji masak segar terdapat 0,9 g protein, 0,3 g lemak, 12,2 g karbohidrat, 14 mg kalsium, 28 mg fosfor, 1,1 mg besi, 25 SI vitamin A, 0,02 mg vitamin B1, 87 mg vitamin C, dan 86 g air, dengan total kalori sebanyak 49 kalori.
Kandungan vitamin C jambu biji dua kali lipat jeruk manis yang hanya 49 mg per 100 g buah. Vitamin C itu terkonsentrasi pada kulit dan daging bagian luarnya yang lunak dan tebal. Kandungan vitamin C jambu biji memuncak saat menjelang matang.
Kandungan vitamin C pada jambu biji sanggup memenuhi kebutuhan harian anak berusia 13-20 tahun yang mencapai 80-100 mg per hari, atau kebutuhan vitamin C harian orang dewasa yang mencapai 70-75 mg per hari. Dengan demikian, sebutir jambu biji dengan berat 275 g per buah dapat mencukupi kebutuhan harian akan vitamin C pada tiga orang dewasa atau dua anak-anak.
Turunkan Kolesterol
Jambu biji juga kaya serat, khususnya pektin (serat larut air). Manfaat pektin antara lain menurunkan kolesterol dengan cara mengikat kolesterol dan asam empedu dalam tubuh serta membantu mengeluarkannya. Penelitian yang dilakukan Singh Medical Hospital and Research Center Morrabad, India, menunjukkan bahwa jambu biji dapat menurunkan kadar kolestreol total dan trigliserida darah serta tekanan darah pada penderita hipertensi.
Ada pun tanin yang menimbulkan rasa sepat pada jambu biji bermanfaat memperlancar sistem pencernaan dan sirkulasi darah, serta menyerang virus. Kalium yang terkandung pada buah ini berfungsi meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot, mengatur pengiriman zat gizi ke sel tubuh, serta menurunkan kadar kolesterol total dan tekanan darah tinggi (hipertensi). Menurut penelitian, memakan jambu biji 0,5-1 kg/hari selama empat minggu, risiko terkena sakit jantung dapat berkurang hingga 16. persen.
Dalam jambu biji juga ditemukan likopen, yaitu zat karotenoid (pigmen penting dalam tanaman) yang memiliki aktivitas antioksidan, sehingga bermanfaat memberikan perlindungan pada tubuh dari serangan beberapa jenis kanker. Dalam jambu biji merah, kandungan likopen ini tersedia dalam jumlah melimpah.
Kemudian daun jambu biji yang juga sering dimanfaatkan sebagai obat, diketahui mengandung tanin, eugenol (minyak asiri), minyak lemak, damar, zat samak, triterpinoid, dan asam apfel. Biji jambu mengandung 14 persen minyak atsiri, 15 persen protein, dan 13 persen tepung.
Untuk catatan, jambu biji juga punya nama sebutan lain. Di antaranya glima breueh, glimeu beru, galiman, masiambu, biawas, jambu biawas, jambu batu (Sumatera); jambu klutuk, jambu krutuk, jhambu bhender, bayawas, tetokal, tokal (Jawa); jambu klutuk (Sunda); kojabas (Nusa Tenggara); kayawese (Maluku); fan shi liu gan (Cina).
Ragam Pemanfaatan
Menurut dokumentasi Parimin S.P. dan PDII–LIPI, di berbagai tempat, jambu biji lazim digunakan sebagai pengobatan dengan penyajian sebagai berikut:
Penguat jantung, membantu sistem pencernaan, dan antikanker
Jus jambu biji 200 ml
Jus apel 400 ml
Jus melon 200 ml
Madu murni 100 cc
Blender semua bahan sampai halus kemudian simpan di lemari pendingin. Minum secara teratur setiap pagi dan sore masing-masing 300 cc.
Demam berdarah dengue (DBD)
Ramuan 1: Jambu biji matang dan mengkal 3 buah dicuci bersih. Jambu yang sudah matang diblender sampai halus lalu disaring sehingga diperoleh jus jambu biji.
Jus jambu biji diminum tiga kali sehari sampai DBD sembuh. Buah yang mengkal dimakan langsung bersama kulitnya. Biji buah tidak perlu ikut dimakan.
Ramuan 2: Daun jambu biji segar 1 kg dicuci bersih, kemudian dipotong kecil-kecil (rajang). Blender dengan air secukupnya hingga halus. Saring dan endapkan, sehingga ekstrak daun terpisah dengan air. Oven ekstrak daun tersebut agar tahan lama.
Cara pemakaian:
- Masukkan ekstrak ke dalam kapsul lalu minum dua kali sehari, setiap pagi dan sore.
- Minum ekstrak daun bersama sirop jambu biji dengan takaran 1 sendok teh untuk 1/2 liter sirop yang diencerkan. Minum secara teratur sampai keluhan sembuh.
Diare
Ramuan 1: Daun jambu biji 30 gr ditambah segenggam tepung beras direbus dengan 1-2 gelas air. Larutan diminum 2 kali sehari.
Ramuan 2: Tiga lembar daun jambu biji muda segar dikunyah dengan sedikit garam, lalu ditelan. Lakukan sehari 2 kali.
Ramuan 3: Enam lembar daun jambu biji dicuci bersih lalu ditumbuk sambil diberi 1 cangkir air matang, peras, minum airnya. Cukup untuk diminum 2 kali sehari.
Minum air perasannya. Lakukan setiap hari secara teratur, sampai benar-benar sembuh.
Maag
Delapan helai daun jambu biji dicuci, rebus dengan 1,5 liter air. Minum 3 kali sehari.
Disentri
Siapkan akar daun jambu biji secukupnya dan daun jambu 10 lembar. Potong-potong akar dan daun, cuci bersih, lalu rebus dengan air secukupnya selama 20 menit pada suhu 90 derajat Celsius. Saring air rebusan lalu minum secukupnya secara teratur sampai keluhan hilang.
Luka
Tiga pucuk daun jambu biji dicuci, kunyah sampai lumat. Tempelkan pada luka. Kandungan astringent-nya dapat menghentikan perdarahan.
Keputihan
Dua genggam daun jambu biji muda dan 7 helai daun sirih dicuci, rebus dengan segelas air, saring. Tunggu agak dingin lalu minum. Cukup untuk diminum 2 kali sehari.
Perut kembung pada anak
Tiga helai daun jambu biji, 2 cm kulit batang pulasari, 5 butir adas direbus dengan 1,5 gelas air sampai airnya tinggal setengah, saring. Minum 3 kali sehari. Dosis untuk anak di bawah umur 3 tahun sesendok makan, di atas 3 tahun 2 sendok makan.
Sakit kulit
Ramuan 1: Segenggam daun jambu biji muda dan 7 kuntum bunga jambu biji dicuci, lumatkan sampai halus. Gosokkan pada kulit yang sakit.
Ramuan 2: Daun jambu biji segar 500 gram dipotong-potong lalu direbus dengan air panas 90 derajat Celsius selama 20 menit. Saring air rebusan lalu gunakan untuk mandi selagi airnya masih hangat. Lakukan secara teratur sampai penyakit kulit hilang.
Diabetes
Satu buah jambu biji yang masih mengkal dipotong-potong, rebus dengan 3 gelas air hingga tinggal 1 gelas, saring. Minum 2 kali sehari.
Beser (sering buang air kecil)
Tiga pucuk daun jambu biji dicuci, lalap dengan sedikit garam dan merica. Makan setiap siang dan malam selama 2 hari.
Sariawan
Ramuan 1: Rebus 1 genggam daun jambu biji segar ditambah 1 jari kulit batangnya dengan 1 liter air, saring. Minum 2 kali sehari.
Ramuan 2: Daun jambu biji muda 2 lembar, daun sirih segar 1 lembar, daun saga segar satu genggam dicuci sampai bersih. Tumbuk semua bahan sampai halus lalu tambahkan air. Peras adonan itu lalu gunakan airnya untuk kumur-kumur 2-3 kali sehari.
Luka berdarah atau borok di sekitar tulang
Lumatkan daun jambu biji segar, tempelkan di tempat yang sakit. Lakukan beberapa kali sehari.
Ambeien
Ramuan 1: Daun jambu biji muda atau pucuknya dan sebuah pisang batu dicuci, lalu ditumbuk. Minum air perasannya. Lakukan setiap hari secara teratur, sampai benar-benar sembuh.
Ramuan 2: Buah jambu biji segar 500 gram direbus menggunakan air secukupnya hingga menjadi cairan kental. Oleskan cairan itu ke bagian tubuh yang sakit.
Author : Waskito Trisnoadi (Sumber:Kompas)
Tips Belanja Bijak

Kamis, 6 Maret 2008 16:57 WIB
JAKARTA, KAMIS - Berbelanja kini menjadi kegiatan yang menyenangkan dan merupakan ajang kebersamaan keluarga. Namun, Anda juga harus bijaksana agar keuangan keluarga tetap terjaga. Berikut adalah sejumlah tips yang dapat Anda manfaatkan agar lebih bijaksana dalam berbelanja.
- Belilah apa yang dibutuhkan, bukan apa yang diinginkan. Kalau bicara keinginan, akan banyak sekali. Dan, kalau selalu dituruti, bisa-bisa keuangan keluarga "terancam". Tidak salah untuk memiliki keinginan, namun pastikan tidak berlebihan dan masih terkontrol. Anda dapat membuat daftar keinginan (wish list) dan menentukan target (waktu dan pencapaian dana) yang memungkinkan dan sebijaksana mungkin untuk mendapatkannya.
- Selalu bekali diri dengan daftar belanjaan. Banyak orang berangkat ke pusat perbelanjaan dengan pikiran, "Lihat saja nanti." Kerap kali setelah tiba di rumah mereka menyesal, karena mungkin ada kelupaan atau malah menghabiskan terlalu banyak dana untuk barang yang sebenarnya tidak terlalu mendesak. Nah, daftar belanjaan dapat membantu Anda mengurangi penyesalan seperti itu.
- Gunakan kartu kredit dengan bijaksana dan seoptimal mungkin. Kartu kredit dapat membantu Anda mengelola keuangan, karena Anda dapat berbelanja sekarang dan membayarnya kemudian. Apalagi, tidak jarang kartu kredit menawarkan program promo dan diskon yang menarik. Manfaatkan sebijaksana mungkin sesuai kebutuhan. Namun, berhati-hati dengan tidak beranggapan bahwa dana yang terdapat pada kartu kredit sebagai "dana lebih"--karena pada akhirnya Anda juga harus membayar tagihannya.
-Manfaatkan program promo dan diskon yang diberikan pusat perbelanjaan secara optimal. Anda dapat menemukan banyak sekali penawaran menarik, baik yang diinformasikan di media massa atau melalui selebaran di pintu-pintu masuk pusat perbelanjaan. Jika Anda cerdik, Anda dapat menghemat atau memperoleh hasil maksimal dengan dana yang Anda miliki.
- Makanlah terlebih dahulu sebelum berbelanja. Ini serius, karena berbelanja saat sedang lapar membuat segala sesuatunya tampak lebih menarik. Dan, akhirnya, Anda mengacaukan anggaran belanja yang sudah direncanakan.
Selamat berbelanja. (Sumber:Kompas Inspiratorial)
Aku Ingin Mencintaimu dengan Sederhana

"De'... de'... Selamat Ulang Tahun..." bisik seraut wajah tampan tepat di
hadapanku. "Hmm..." aku yang sedang lelap hanya memicingkan mata dan tidur
kembali setelah menunggu sekian detik tak ada kata-kata lain yang
terlontar dari bibir suamiku dan tak ada sodoran kado di hadapanku.
Shubuh ini usiaku dua puluh empat tahun. Ulang tahun pertama sejak
pernikahan kami lima bulan yang lalu. Nothing special. Sejak bangun aku cuma diam,
kecewa.
Tak ada kado, tak ada black forest mini, tak ada setangkai mawar seperti
mimpiku semalam. Malas aku beranjak ke kamar mandi. Shalat Subuh kami berdua
seperti biasa. Setelah itu kuraih lengan suamiku, dan selalu ia mengecup kening,
pipi, terakhir bibirku. Setelah itu diam. Tiba-tiba hari ini aku merasa bukan
apa-apa, padahal ini hari istimewaku. Orang yang aku harapkan akan
memperlakukanku seperti putri hari ini cuma memandangku.
Alat shalat kubereskan dan aku kembali berbaring di kasur tanpa dipanku.
Memejamkan mata, menghibur diri, dan mengucapkan. Happy Birthday to Me...
Happy Birthday to Me.... Bisik hatiku perih. Tiba-tiba aku terisak. Entah
mengapa. Aku sedih di hari ulang tahunku. Kini aku sudah menikah. Terbayang bahwa
diriku pantas mendapatkan lebih dari ini. Aku berhak punya suami yang mapan, yang
bisa mengantarku ke mana-mana dengan kendaraan. Bisa membelikan blackforest,
bisa membelikan aku gamis saat aku hamil begini, bisa mengajakku menginap di
sebuah resor di malam dan hari ulang tahunku. Bukannya aku yang harus sering
keluar uang untuk segala kebutuhan sehari-hari, karena memang penghasilanku lebih
besar. Sampai kapan aku mesti bersabar, sementara itu bukanlah
kewajibanku.
"De... Ade kenapa?" tanya suamiku dengan nada bingung dan khawatir.
Aku menggeleng dengan mata terpejam. Lalu membuka mata. Matanya tepat
menancap di mataku. Di tangannya tergenggam sebuah bungkusan warna merah jambu. Ada
tatapan rasa bersalah dan malu di matanya. Sementara bungkusan itu enggan
disodorkannya kepadaku.
"Selamat ulang tahun ya De'..." bisiknya lirih. "Sebenernya aku mau
bangunin kamu semalam, dan ngasih kado ini... tapi kamu capek banget ya? Ucapnya
takut-takut.
Aku mencoba tersenyum. Dia menyodorkan bungkusan manis merah jambu itu.
Dari mana dia belajar membukus kado seperti ini? Batinku sedikit terhibur. Aku
buka perlahan bungkusnya sambil menatap lekat matanya. Ada air yang menggenang.
"Maaf ya de, aku cuma bisa ngasih ini. Nnnng... Nggak bagus ya de?"
ucapnya terbata. Matanya dihujamkan ke lantai.
Kubuka secarik kartu kecil putih manis dengan bunga pink dan ungu warna
favoritku. Sebuah tas selempang abu-abu bergambar Mickey mengajakku
tersenyum.
Segala kesahku akan sedikitnya nafkah yang diberikannya menguap entah ke
mana. Tiba-tiba aku malu, betapa tak bersyukurnya aku.
"Jelek ya de'? Maaf ya de'... aku nggak bisa ngasih apa-apa.... Aku belum
bisa nafkahin kamu sepenuhnya. Maafin aku ya de'..." desahnya.
Aku tahu dia harus rela mengirit jatah makan siangnya untuk tas ini.
Kupeluk dia dan tangisku meledak di pelukannya. Aku rasakan tetesan air matanya
juga membasahi pundakku. Kuhadapkan wajahnya di hadapanku. Masih dalam tunduk,
air matanya mengalir. Rabbi... mengapa sepicik itu pikiranku? Yang menilai
sesuatu dari materi? Sementara besarnya karuniamu masih aku pertanyakan.
"A' lihat aku...," pintaku padanya. Ia menatapku lekat. Aku melihat telaga
bening di matanya. Sejuk dan menenteramkan. Aku tahu ia begitu menyayangi
aku, tapi keterbatasan dirinya menyeret dayanya untuk membahagiakan aku.
Tercekat aku menatap pancaran kasih dan ketulusan itu. "Tahu nggak... kamu ngasih
aku banyaaaak banget," bisikku di antara isakan. "Kamu ngasih aku seorang
suami yang sayang sama istrinya, yang perhatian. Kamu ngasih aku kesempatan
untuk meraih surga-Nya. Kamu ngasih aku dede'," senyumku sambil mengelus
perutku.
"Kamu ngasih aku sebuah keluarga yang sayang sama aku, kamu ngasih aku
mama...." bisikku dalam cekat.
Terbayang wajah mama mertuaku yang perhatiannya setengah mati padaku,
melebihi keluargaku sendiri. "Kamu yang selalu nelfon aku setiap jam istirahat,
yang lain mana ada suaminya yang selalu telepon setiap siang," isakku diselingi
tawa. Ia tertawa kemudian tangisnya semakin kencang di pelukanku.
Rabbana... mungkin Engkau belum memberikan kami karunia yang nampak
dilihat mata, tapi rasa ini, dan rasa-rasa yang pernah aku alami bersama suamiku
tak dapat aku samakan dengan mimpi-mimpiku akan sebuah rumah pribadi,
kendaraan pribadi, jabatan suami yang oke, fasilitas-fasilitas. Harta yang hanya
terasa dalam hitungan waktu dunia. Mengapa aku masih bertanya. Mengapa keberadaan
dia di sisiku masih aku nafikan nilainya. Akan aku nilai apa ketulusannya atas
apa saja yang ia berikan untukku? Hanya dengan keluhan? Teringat lagi puisi
pemberiannya saat kami baru menikah... Aku ingin mencintaimu dengan
sederhana...
(terimakasih buat Wiwied yang sudah mengirimkan tulisan ini di web Anita)
Subscribe to:
Posts (Atom)

